Langsung ke konten utama

Postingan

Catatan 22 Tahun : Mencoba Peran

Assalamu'alaikum

Hello, Kawan!
Izinkan saya sebagai salah seorang yang lahir di bulan ini menyambut kalian, "Selamat datang di bulan Agustus!!".
Lama sekali ya aku tak menulis, kalo ngga salah terakhir pas Hari Raya (Idul Fitri) pulang ke Solo, dan ini udah mau Hari Raya (Idul Adha) pulang ke Solo ----- lagi. Oke berhubung sekarang usiaku tak lagi bisa di bilang remaja lagi meskipun kelakuan kadang masih kaya anak-anak wkwkwkw mungkin mau nulisin perjalanan selama setahun ini aja kali ya secara singkat tapi menyeluruh *halah. Ohya, ternyata waktu tuh berjalan cepet juga ya, kayaknya baru kemaren usiaku 12th eh ngga lama udah Sweet Seventeen eh ngga lama udah My Twenties alias kepala dua eh ini udah 22th aja. Udah pantes lah ya mikir keluarga? Ehehehe. Dulu waktu kecil sampe 19th mungkin ya, aku suka nungguin hari berganti dari tgl 3 ke tgl 4 Agustus lalu ngitungin atau nebak siapa yg ngucapin duluan buat tau berapa orang sih yang bener-bener peduli wkwkkw namanya juga a…
Postingan terbaru

Stasiun Kenangan, Sebuah Ketidakpastian

Bandung, 29 Mei 2019
Tengah malam

Entah sampai kapan, aku masih menanti, sesuatu yang tak pasti.

Malam ini aku duduk terdiam dan membisu dengan suara sirine dan dengungan kereta api yang telah beberapa kali berlalu meninggalkan Stasiun Bandung. Sesekali kutengok ponselku yang semakin kehabisan daya, mengecek pesan darinya yang tak kunjung muncul. Sepertinya dia benar-benar tidak peduli, batinku.

Sebelumnya, semua berjalan seperti biasa. Pagi itu, aku menulis pesan untuk Luffy bahwa aku akan sedikit terlambat beberapa menit dan meminta bantuannya agar memback-up kerjaanku sebentar.
Jangan lupa absen lebih pagi, nanti berangkat setelah ashar. 
Sebuah pesan pengingat masuk melalui whatsapp. Sepertinya setiap orang hapal kebiasaanku yang suka mepet saat absen.
Berbeda dengan ayahku yang selalu menyiapkan sesuatu jauh hari, aku baru merapikan ransel untuk pulang kampung di hari itu juga, beberapa jam sebelum keberangkatan, dasar aku. Cek dan re-check, aku memastikan kamarku rapi dan tidak …

Berbagi Tulisan Hari Raya (THR)

Assalamu'alaikum

Setelah berpuasa satu bulan lamanya
Berzakat fitrah menurut perintah agama 🎼🎀🎢🎡🎼
Tak terasa bulan Ramadhan telah berlalu First of all, izinkan aku untuk mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1440H,Taqobbalallahu minna wa minkum. Mohon kerendahan hatinya untuk memaafkan kesalahan aku baik yang disengaja maupun tidak sengaja. (Fajar yang minta didoakan segera berkeluarga) Yang paling penting semoga ibadah kita diterima bagaimanapun usahanya dan semoga kita diperkenankan untuk bertemu kembali dengan Ramadhan tahun depan. Aamiin. Pokoknya, ibadahnya jangan sampai kendor ya, kuatin lagi, kuatin terus.
Kedua, diingatkan juga yang merasa puasanya bolong, segera ditambal ya puasanya. Jangan nunggu mepet Ramadhan tahun depan, kan umur ndak ada yang tahu :') Terus lanjut deh disempurnakan dengan 6 hari Puasa Syawal. Memantul πŸ‘πŸ‘
Oh ya aku mau bagi-bagi THR loh..!!! Iya, THR. Tulisan Hari Raya. Kapan lagi kan seorang Fajar rajin nulis dan ngga terlalu bucin :') …

Catatan Si Tengil

Assalamu'alaikum

Lagi pengen pake mode "gue".
Kalo tokoh utama dalam cerita ini ngebaca, jangan ketawa, toh gue udah ijin sama dia.
Me : Junnn...
Ajun : Kangen?
Me : Hah? (gila sih ni anak) Aku mau nulis tentang kamu ya
Ajun : Monggo. Tapi yang bagus-bagus ya. Jangan terlihat aku makhluk paling hina :)
(kamu ngga hina, Jun, cuma tengil)

Perkenalan
Sebut saja Ajun, usianya 519th, ngga deng, sudah 19 tahun?! Aku telah mengenalnya sekitar tiga bulan, itupun secara tidak sengaja. Ceritanya, aku baru mendarat lagi di tempat kerja setelah menyempatkan waktu menengok orangtua. Lalu berkenalan dengan Luffy (anak baru di kantor), dari Luffy aku dikenalkan Ajun, "Si Ajun malah asli Solo, Mbak," kata Luffy waktu gue piket bareng dia. (Gue, Ajun, dan Luffy itu trio Solo).
"Ajun?" mana gue kenal mana yang namanya Ajun.
"Itu mbak, yang namanya Ajun," Luffy menunjuk rekannya.
Mata ini kemudian menangkap sosok berkacamata yang sedang serius bekerja, lalu dak…

Road to DJP : Definitif, Jadi Orang Sunda

Assalamu'alaikum Tulisanku kali ini akan membawaku memutar memori bagaimana aku bisa jatuh dan beradaptasi di Tanah Pasundan. Lalu, jatuh cinta dengan Kota Kembang, seperti orang lain jatuh cinta dengan Kota Pelajar.
Ya, semua memang berawal dari ketidaksengajaan dan ide isengku yang berlalu begitu saja. Aku pertama kali menginjakkan kaki di provinsi Jawa Barat saat kelas 2 SMP. Saat itu aku mengikuti study tour. SMP tempatku menimba ilmu biasanya pergi ke Bali, tapi saat angkatanku diubah ke Bandung, anehnya angkatan setelahku kembali lagi ke Bali.  Meskipun begitu, aku senang, karena lokasi yang kami kunjungi cukup edukatif dan Bandung menyuguhkan pemandangan kota yang menarik. Yang aku ingat kami mengunjungi Museum Geologi dan Sabuga ITB. Aku juga jatuh cinta dengan seniman jalanannya. Waktu itu ada musisi jalanan yang masuk ke dalam bus, tapi kami tak terganggu, bahkan sangat mengapresiasi musik yang dibawakannya. Terdengar berkelas saat itu.
Sejak saat itu, aku berkeinginan …